Minggu, 21 Desember 2014

kegiatan mereka

Skh. Pelita Nusantara 

Menerima Siswa/i baru

Segera daftarkan putra/i Anda , jumlah penerimaan Siswa  terbatas


hs.


Panitia

Jumat, 12 Desember 2014

SILAHKAN KUNJUNGI KAMI

Alamat. Jl. KH. Hasyim Ashari gg Gambu Gondrong Dekat Masjid Al-Ishlah/Radio Ron KEl. Gondrong Cipondoh Kota Tangerang
Tpl. 082113575109

Senin, 10 Maret 2014

DIBALIK KEKURANGAN ADA KELEBIHAN HAKIKI

(Dapatkan konsultasi gratis ABK di Yayasan Miftahul Qulub)

PERLU perhatian khusus untuk membesarkan anak berkebutuhan khusus. Bila dibimbing secara maksimal, mereka bisa tumbuh seperti anak normal lainnya.

Jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia terus meningkat jumlahnya. Pada Hari Autis Sedunia yang jatuh pada 8 April lalu diketahui bahwa prevalensi anak berkebutuhan khusus saat ini mencapai 10 anak dari 100 anak. Berdasarkan data ini menunjukkan 10 persen populasi anak-anak adalah anak berkebutuhan khusus dan mereka harus mendapatkan pelayanan khusus.

Anak yang dikategorikan sebagai anak berkebutuhan khusus adalah anak-anak yang mengalami keterbelakangan mental, ketidakmampuan belajar atau gangguan atensi, gangguan emosional atau perilaku, hambatan fisik, komunikasi, autisme, traumatic brain injury, hambatan pendengaran, hambatan penglihatan, dan anak-anak yang memiliki bakat khusus.

"Mereka secara fisik, psikologis, kognitif atau sosial terhambat dalam mencapai aktualisasi potensinya secara maksimal," ucap Dra Psi Heryanti Satyadi MSi saat acara seminar bertema "Mengatasi Anak Berkebutuhan Khusus/Special Needs" yang diselenggarakan KiddyCuts.

Psikolog yang berpraktik di Jalan Paku Buwono VI Nomor 84 Kebayoran Baru ini juga mengatakan, eningkatnya populasi anak berkebutuhan khusus ini salah satunya karena perubahan gaya hidup. "Banyak penyebab meningkatnya angka populasi ini. ang pertama adalah karena semakin banyaknya orang yang peduli terhadap anak berkebutuhan khusus dan adanya perubahan gaya hidup yang memang berbeda pada zaman dulu," ujarnya psikolog dari I Love My Psychologist ini.

Di zaman sekarang ini, banyak orang tua yang hanya memiliki sedikit waktu untuk keluarga. Hal tersebut juga berdampak pada anak-anak yang menjadi kurang perhatian, terutama pada anakanak yang berkebutuhan khusus. "Anak berkebutuhan khusus merupakan anak yang memang secara signifikan berbeda dalam beberapa dimensi yang penting dari fungsi kemanusiaannya," papar psikolog yang berpraktik di Kawasan Kelapa Gading ini.

Penyebab seorang anak mengalami keterbelakangan mental ini disebabkan beberapa hal. Antara lain dari dalam dan dari luar. Jika dari dalam adalah karena faktor keturunan.

Sedangkan dari luar memiliki banyak penyebab. Penyebab dari luar ada beberapa faktor. Satu di antaranya karena maternal malanutritisi (malanutrisi pada ibu). Ini biasanya terjadi pada ibu hamil yang tidak menjaga pola makan yang sehat, keracunan atau efek substansi.

Hal tersebut bisa memicu kerusakan pada plasma inti, kerusakan pada otak waktu kelahiran, gangguan pada otak. Misalnya tumor otak, bisa juga karena gangguan fisiologis seperti down syndrome.

"Penyebab dari luar juga bisa. Misalnya karena pengaruh lingkungan dan kebudayaan. Biasanya ini terjadi pada anak yang dibesarkan di lingkungan yang buruk. Kasus abusif, penolakan atau kurang stimulasi yang ekstrem dapat berakibat pada keterbelakangan mental," katanya.

Pada umumnya, anak-anak yang berkebutuhan khusus dan sebagian anak normal mengembangkan suatu bentuk perilaku yang perlu perhatian dan penanganan secara khusus dan hati-hati.

Perilaku tersebut bisa saja terjadi karena anak merasa frustrasi tidak dapat mengekspresikan dirinya dengan kata-kata yang komunikatif agar dipahami orang lain. Akhirnya amarahnya meledak dan mengamuk.

"Banyak anak berkebutuhan khusus mengalami masalah serius dalam pengendalian perilaku dan memerlukan bantuan untuk mengendalikan ledakan-ledakan perilaku agresif, yang tidak relevan dengan situasi sosial sehari-hari," papar ibu dua anak ini.

Dokter ahli kejiwaan Dr Ika Widyawati SpKJ (K) mengatakan, anak yang perlu penanganan khusus tidak harus belajar di sekolah khusus. Mereka bisa saja disekolahkan di sekolah umum bersama anak normal lainnya.

"Jika anak disekolahkan di sekolah umum, itu adalah langkah yang tepat dilakukan orang tua asalkan mereka bisa mengikuti pelajarannya," ujar Kepala Divisi Psikiatri Anak Departemen Psikiatri FKUI/RSCM tersebut

Penerimaan Siswa/i baru di Yayasan Miftahul Qulub

Yayasan Miftahul Qulub menerima siswa/si untuk
TK, TPA, Terapi Khusus, SD Khusus
Dapatkan konsultasi gratis tentang perkembangan anak tercinta

Minggu, 08 Desember 2013

BIODATA PEMILIK SKH.PELITA NUSANTARA DAN KLINIK TUMBUH KEMBANG ANAK

Hj. UMU KULSUM, S.Pd
adalah pemilik TK Miftahul Qulub, Sekolah Khusus Pelita Nusantara (tingkat SD - SMP ) dan Klinik Tumbuh Kembang Anak  yang berada di bawah naungan YAYASAN MIFTAHUL QULUB. beliau telah berkiprah didunia pendidikan semenjak masih di bangku kuliah ( Universitas Negeri Jakarta ).
Lebih dari 17 tahun beliau menangani Anak Berkebutuham Khusus (ABK) yang awalnya beliau melakukan terapi dari rumah ke rumah, dari lembaga ke lembaga yang akhirnya pada saat ini beliau telah memiliki klinik tumbuh kembang anak dan Sekolah Khusus tingkat SD - SMP yang menangani Anak Berkebutuhan Khusus dan memiliki  terapis yang berpengalaman yang ada di klinik tersebut.
Selain kegiatan terapi yang masih dilakukannya beliau juga aktif memberikan seminar dan konsultasi bagi lembaga atau perorangan yang membutuhkan informasi tetang Anak Berkebutuhan Khusus. Pengarang buku " Praktis Membaca Awal Untuk Siswa TK " untuk TK Miftahul Qulub yang dimilikinya ini juga memberikan konsultasi GRATIS bagi orang tua yang mau mengetahui tentang tingkah laku anaknya.
Saat ini beliau sedang mengadakan program " Intervensi Dini Pada Anak "  ke sekolah sekolah dan lembaga-lembaga yang ada di masyarakat.
Bagi Anda yang ingin mengadakan program tersebut silahkan mengajukan agenda dalam program tersebut di Tlp.021.92108955


Jumat, 06 Desember 2013

KEGIATAN TERAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Kegiatan terapi yang dilakukan kepada anak berkebutuhan khusus
Kegiatan ini berlangsung setiap hari di klinik Tumbuh Kembang Anak Permata Bunda
Bagi para orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus bisa melakukan konsultasi gratis kepada terapis yang ada di klinik
Klinik Tumbuh Kembang Anak yang Berada dibawah naungan Yayasan Miftahul Qulub bukan hanya memiliki Klinik saja tetapi Yayasan telah menyiapkan Sekolah Khusus dari tingkat SD s/d SMP bagi anak ABK.